Halo pembaca setia Selamat datang kembali dalam rubrik Dota Weekly, yang seharusnya rilis mingguan namun sudah beberapa minggu tidak terbit. Berbeda dengan Dota Weekly sebelumnya, Dota Weekly kali ini tidak ditulis oleh Audi.
Berhubung saya hanyalah seorang pleb (pemain biasa) yang punya angka MMR jauh di bawah Audi, saya tidak akan membuat tutorial Dota 2 atau sejenisnya. Saya akan lebih banyak membahas tentang kejadian-kejadian menarik di seputar dunia Dota. Mungkin saya juga akan menulis opini atau topik-topik lainnya, yang jelas apa yang saya tulis sifatnya bukan mengajari tapi lebih ke arah diskusi santai.
Untuk topik kali ini saya akan mengajak kamu melihat sebuah video highlight turnamen yang terjadi belum lama ini, yaitu pertandingan WePlay League antara tim Natus Vincere (NaVi) melawan Power Rangers. Videonya bisa kamu lihat di atas, dan saya ingin kamu fokus pada menit 6:25.
Di sini kita bisa lihat bahwa Outworld Devourer yang dimainkan oleh Dendi terjebak padagank yang dilakukan tim Power Rangers. Outworld Devourer jatuh ke dalam Chronosphere, kemudian diserang secara bersama-sama oleh Faceless Void dan Lina. Lina melancarkan serangan beruntun dengan tiga skill miliknya, termasuk Laguna Blade! Apakah riwayat Dendi akan tamat di sini?

Ternyata tidak! Perhatikan gerakan Oracle di kiri atas layar. Tepat sebelum Lina mengeluarkan Laguna Blade, Oracle menggunakan dua skill miliknya untuk melindungi Outworld Devourer. Pertama adalah False Promise, jurus pamungkas Oracle yang efeknya “menunda” semua damage yang diterima si target. Sementara skill kedua yaitu Fate’s Edict membuat si target tidak bisa menyerang selama beberapa detik, namun kebal terhadap serangan magic.
Kombinasi dua jurus ini membuat gank yang dilakukan tim Power Rangers menjadi begitu sia-sia. Faceless Void dan Lina kehilangan jurus ultimate mereka tanpa hasil. NaVi pun melakukan serangan balik yang membuat Power Rangers kocar-kacir. Gank berbalik jadi bencana, semua hero Power Rangers mati mengenaskan, dan NaVi memenangkan pertandingan.

Saya rasa ini adalah salah satu contoh yang menunjukkan pentingnya hero support dalamDota 2. Peran support sering dipandang sebelah mata, seolah-olah tugasnya hanya memasang ward dan beli kurir saja. Padahal pemain support yang baik bisa menentukan arah permainan, bahkan membalikkan kedudukan seperti aksi Oracle di atas.
Tentu saja untuk bisa mencapai hal tersebut tidak mudah. Butuh latihan tekun dan kepala yang dingin untuk mengambil keputusan dengan cepat dan tepat. Oracle yang baru kamu lihat dimainkan oleh SoNNeikO, anggota Natus Vincere yang kebetulan merupakan salah satu pemain support idola saya.
Nah, bagaimana menurutmu aksi yang dilakukan oleh SoNNeikO di atas? Apakah kamu seorang pemain support? Kalau iya, apalagi kalau kamu suka Oracle, mungkin kamu bisa mendapat inspirasi dari video ini. Andai kamu bukan pemain support pun, tak ada salahnya mempelajari permainan support untuk memahami kerjasama tim lebih baik. Good luck and have fun!
0 Responses so far.
Posting Komentar